1. Dome of the Rock
Di Israel ternyata telah ditemukan salah satu keajaiban dunia, .Keajaiban itu bisa disebut The Rock (Dome of The Rock). Batu itu adalah Batu Pijakan Nabi Muhammad SAW yang merupakan Bukti kebesaran Allah SWT. Batu tersebut terletak Di tengah-tengah Masjid Qubbah Al-Shakhrah (Dome of the Rock), dan berukuran kurang lebih 13,8 x 17 meter, batu tersebut seolah-olah tergantung di udara.
2. Tāj Mahal
Tāj Mahal adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun atas keinginanKaisar Mughal Shāh Jahān, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand Banu Begum, juga dikenal sebagai Mumtaz-ul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Pembangunannya menghabiskan waktu 23 tahun (1630-1653) dan merupakan sebuah adi karya dari arsitektur Mughal.

3. Borobudur
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga 婆羅浮屠 (Hanyu Pinyin: pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.
4. Banaue Rice Terraces di Filipina
Dari
gambar ini kelihatan luar biasa, ya, sawah irigasi kuno yang berumur
2000 tahun. Terletak di gunung Ifugao Filipina, terkenal dengan sebutan
Banaue Rice Terraces. Tidak muluk-muluk, tapi Filipina merasa cukup puas
seandainya Banaue Rice Terraces ditempatkan sebagai “Keajaiban Dunia ke
Delapan”.
Diperkirakan,
sawah yang ‘diukir’ di gunung Ifugo ini, dibuat dengan peralatan yang
sangat tradisional oleh nenek moyang bangsa Filipin. Sawah petak ini
berada di 1.500 meter di atas permukaan laut dan mengelilingi lereng
gunung sejauh 10.360 kilometer persegi.
Yang
luar biasa, nenek moyang sudah mengatur sedemikian rupa pengairan sawah
yang berasal dari hutan yang berada atas persawahan itu. Penduduk
setempat sampai hari ini masih menanam pati juga sayuran di sawah itu.
Erosi,
merupakan salah satu ancaman bagi keberadaan sawah kuno ini. Karenanya,
pemerintah juga warga sekitar sangat peduli hal ini, perawatan serta
rekonstruksi dilakukan terus menerus, untuk menjaga kelestariannya.
5. Sigiriya di Sri Langka
Ini
adalah sisa-sisa peninggalan istana kuno yang terletak di atas bukit
batu. Sigiriya atau Batu Singa, begitu sebutannya. Terletak di Matale
District, Sri Lanka, dikelilingi hutan, waduk, juga kebun. Letaknya yang
unik, ditambah dengan pemandangan menakjubkan, membuat Sigiriya banyak
dikunjungi wisatawan. Melihat dari udara, Sigiriya seperti lukisan kuno
yang mengingatkan orang pada Ajanta Caves di India.
Sigiriya
dibangun pada masas pemerintahan Raja Kassapa I yang memerintah dari
477-495 AD. Tempat ini adalah satu dari tujuh peninggalan kuno yang
dimiliki Sri Langka. Diduga, Sirigiya didiami sejak masa pra-sejarah.
Lalu, pada abad ke-5 BC, tempat ini dipakai sebagai biara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar